Adat Budaya Tahunan Kattobokko Digelar Dua Hari, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros Akan Jadikan Adat Kattobokko Sebagai Wisata Budaya

VISITmaros.com – Upacara adat budaya tahunan “Kattobokko” tahun 2018 digelar Kerajaan Marusu di Istana Ballalompoa Karaeng Marusu Kassi Kebo selama dua hari, yakni 24-25 Maret. Kattobokko ini digelar dalam merayakan pesta panen pertama masyarakat setempat di Kelurahan Bajubodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros.

Adat tahunan “Kattobokko” ini digelar Kerajaan Adat Maros bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros. Hal tersebut dilakukan dalam upaya melestarikan nilai-nilai budaya yang semakin tergerus ditelan zaman modern.

Menanggapi pelaksanaan adat budaya tahunan “Kattobokko” di Istana Balla Lompoa Kassi Kebo, Pemangku Adat Kerajaan Marusu, Andi Abd Waris Karaeng Sioja mengatakan perkembangan era modern saat ini menyebabkan keberadaan budaya warisan nenek moyang semakin tergerus. Dirinyapun berharap dengan digelarnya adat Kattobokko, warisan budaya peninggalan leluhur tersebut tetap lestari ditengah gempuran zaman modern saat ini.

“Ini merupakan salah satu kegiatan pelestarian budaya, tinggal bagaimana kita bersama membangun komitmen dalam melestarikan warisan nenek moyang agar tidak hilang begitu saja”, sebut Andi Abd Waris Karaeng Sioja saat ditemui di Istana Balla Lompoa Kassi Kebo, Minggu (25/3/2018).

Pemangku Adat Kerajaan Marusu, Andi Abd Waris Karaeng Sioja Saat Menerima Padi Hasil Panen Di Istana Balla Lompoa Kassi Kebo, Minggu (25/3/2018)

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, Kamaluddin Nur menjelaskan adat budaya tahunan Kattobokko sengaja digelar untuk melestarikan warisan budaya nenek moyang.

“Kattobokko itu merupakan salah satu kekayaan budaya yang harus tetap kita lestarikan” paparnya.

Untuk prospek kedepannya, Kamaluddin Nur mengemukakan adat budaya “Kattobokko” akan dijadikan sebagai salah satu bentuk pariwisata budaya di Kabupaten Maros.

“Adat Kattobokko ini bisa dijadikan objek wisata budaya, tinggal bagaimana kita mengemas lebih semarak lagi agar mampu mendatangkan wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara” jelasnya.

Perayaan adat budaya tahunan “Kattobokko” 2018, digelar selama dua hari 24-25 Maret 2018. Arak-arakan hasil panen padi dari sawah digelar pada hari Minggu 25 Maret. Dimana hasil panen diarak oleh puluhan warga menuju Istana Balla Lompoa Kassi Kebo, dan diterima langsung oleh Raja Adat Marusu ke-24 Andi Abd Waris Sioja.

Pemangku Adat Kerajaan Marusu, Andi Abd Waris Karaeng Sioja Saat Menerima Padi Hasil Panen Di Istana Balla Lompoa Kassi Kebo, Minggu (25/3/2018)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *