Dilantik Menjadi Tim Pembina Kabupaten Sehat, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Akan Rumuskan Tatanan Pariwisata Sehat Di Kabupaten Maros

VISITmaros.com – Bersama jajaran kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, Kamaluddin Nur, dilantik Bupati Maros, Hatta Rahman, masuk dalam susunan tim pembina kabupaten sehat, Rabu (29/8/2018), di ruang pola Kantor Bupati Maros.

Menjadi salah satu tim pembina, Kamaluddin Nur menjadi penanggung jawab dibidang “tatanan kawasan pariwisata sehat” dalam struktur susunan tim pembina kabupaten sehat tahun 2018-2022.

Bertanggung jawab membidangi “tatanan kawasan pariwisata sehat”, Kamaluddin Nur mengatakan akan mendukung penuh program Bupati Maros dalam mewujudkan Maros sebagai kabupaten sehat, khususnya disektor pariwisata.

“Apapun program yang dilakukan oleh Pak Bupati, Dinas Pariwisata akan mendukung penuh, termasuk merumuskan dan membentuk tatanan kawasan pariwisata sehat di Kabupaten Maros”, sebutnya.

Dalam pelantikan tim pembina kabupaten sehat ini, Bupati Maros, Hatta Rahman, melibatkan sebagian besar kepala OPD dalam struktur kepengurusan. Itu dilakukan agar semua kepala OPD turut berperan serta dalam mendorong Kabupaten Maros sebagai kabupaten sehat di Sulsel, sesuai bidang masing-masing OPD.

“Pelibatan sebagian besar kepala OPD, sengaja dilakukan agar semua sektor terlibat menjadikan Maros sebagai kabupaten sehat” kata Bupati Maros, Hatta Rahman.

Selain itu, Hatta Rahman juga mengemukakan semua kepala OPD harus berperan serta dalam menjadikan Maros lebih sejahtera 2021, termasuk salah satunya membantu menjadikan Maros meraih penghargaan tertinggi sebagai kabupaten sehat tingkat nasional, yakni Swasti Saba Wistara.

“Kita optimis meraih penghargaan itu dalam menjadikan Maros sebagai kabupaten sehat. Namun bukan berarti penghargaan kita jadikan tolok ukur. Ada tidaknya penghargaan yang diraih, tetap harus tanamkan pola hidup sehat kepada seluruh masyarakat” jelasnya.

Selain para jajaran OPD lingkup Kabupaten Maros, Hatta Rahman juga berharap para Mubalig atau Da’i ikut membangun kesadaran warga melalui ceramah agama. Menurutnya tanpa keterlibatan berbagai unsur lapisan masyarakat, mustahil budaya hidup sehat bisa diwujudkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *