Jadi Pembicara, Kadisbudpar Maros Bahas Tata Kelola Kawasan Kuliner PTB Pada Acara Kementerian Koperasi dan UKM

VISITmaros.com – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Maros, Kamaluddin Nur, menjadi tamu istimewa dalam acara “Temu Konsultasi Penguatan Sistem Manajemen Tata Kelola Penataan Kawasan Sarana Usaha PKL”, kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, di hotel Arthama Makassar, 19 – 20 Juli 2018.

Dalam pertemuan tersebut, Kadisbudpar Maros menjadi pembicara utama dan membawakan materi terkait “Tata Kelola Kawasan PKL Melalui Kebijakan Daerah (Kawasan Kuliner PTB Maros)”.

Dalam materinya, Kadisbudpar Maros, Kamaluddin Nur, menjelaskan banyak hal tentang penataan dan pengelolaan Kawasan Kuliner Pantai Tak Berombak (PTB). Mulai saat saat pertama kali terbentuk hingga model pengelolaannya.

Dijelaskan bahwa kawasan PTB Maros pertama kali terbentuk diawal kepemimpinan Bapak Bupati Maros, Hatta Rahman, tahun 2010 hingga 2011. Dimana pada saat itu, PKL menempati badan jalan poros, sehingga sering menyebabkan kemacetan.

Setelah kawasan PTB rampung, pemindahan PKL barulah dilakukan di kawasan tersebut. Sehingga penataan PKL di kawasan PTB saat ini menjadi teratur dan tertata dengan baik.

Berkat pengelolaan kawasan PTB, Bupati Maros Hatta Rahman menerima penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) Bidang Pelayanan Jasa Perkotaan tahun 2014 dari pemerintah pusat. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo, di Aulai Balaikota Surabaya saat itu.

Kabupaten Maros meraih predikat juara 1 di bidang penataan pedagang kaki lima (PKL) melalui penataan Kawasan Kuliner pantai Tak Berombak (PTB).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *