Kecamatan Turikale, Pusat Kota Maros Dengan Berbagai Objek Kunjungan Bagi Wisatawan

VISITmaros.com – Kecamatan Turikale, merupakan pusat kota Kabupaten Maros. Kecamatan ini memiliki luas 29,93 km², dengan jumlah penduduk 41.856 jiwa.

Kecamatan Turikale memiliki tujuh kelurahan, yakni Kelurahan Taroada, Adatongeng, Pettuadae, Boribellaya, Raya, Turikale dan Kelurahan Alliritengngae.

Sebagai kecamatan yang terletak persis dijantung Kota Maros, Kecamatan Turikale menjadi pusat pemerintahan, sekaligus pusat perekonomian. Aktifitas utama perputaran ekonomi Maros ada di wilayah ini.

Selain sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian, di Kecamatan Turikale terdapat sejumlah objek kunjungan bagi wisatawan jika ingin sekedar bersantai berkeliling di sekitaran Kota Maros.

Salah satu diantaranya yakni Kawasan Kuliner Pantai Tak Berombak atau lebih dikenal dengan PTB. Kawasan ini menyediakan aneka kuliner dengan harga terjangkau, tanpa harus merogoh kocek yang banyak.

Berkunjung di PTB Maros, haruslah di waktu sore, menjelang malam. Sebab kawasan kuliner ditempat ini, baru beroperasi sekitar pukul 16.00 wita hingga tengah malam. Selain kuliner, juga terdapat kendaraan Odong – Odong yang siap mengantar keliling di Kawasan PTB.

Kawasan Kuliner Pantai Tak Berombak Kabupaten Maros

Selain itu, di Kecamatan Turikale juga terdapat Hutan Kota. Letaknya berdekatan langsung dengan PTB dan Kantor Bupati Maros. Tempat ini bisa dijadikan tempat refreshing untuk sekedar bersantai menikmati rindangnya pepohonan yang ada.

Hutan Kota Maros selalu ramai di waktu sore, karena banyaknya masyarakat yang sering datang untuk sekedar berolahraga. Di Hutan Kota Maros ini, terdapat fasilitas gym sehingga sangat cocok bagi anda yang hobi olahraga. Selain itu, bagi yang hobi lari, juga dapat melakukan jogging berkeliling areal Kantor Bupati Maros.

Tempat lainnya yang menarik dikunjungi, yakni Pasar Rakyat Butta Salewangang Maros. Pasar tradisonal modern ini merupakan pasar terbesar yang resmi dioperasionalkan pada tahun 2018 ini. Di pasar ini pengunjung dapat menikmati nuansa pasar tradisonal modern yang bersih, aman dan nyaman untuk berbelanja, dalam memenuhi aneka kebutuhan.

Pintu Gerbang Utama Pasar Rakyat Butta Salewangang

Selain beberapa tempat tersebut, Museum Daerah Maros juga menjadi tempat yang menarik dikunjungi, khususnya bagi yang ingin melihat langsung benda-benda peninggalan jaman dulu. Museum Daerah Maros menyediakan aneka koleksi peninggalan Arkeologi, baik masa Prasejarah (Sebelum manusia mengenal tulisan) maupun pada masa Sejarah (Setelah manusia mengenal tulisan).

Museum Daerah Kabupaten Maros beralamat di Jalan Ahmad Yani, tepat didepan Mapolres Maros. Bangunan museum sendiri, merupakan bangunan tua jaman Belanda. Dimana beberapa bagian museum masih merupakan bentuk asli yang dipertahankan, termssuk pintu yang terbuat dari kayu yang masih asli peninggalan Kolonial Belanda.

Situs Bangunan Museum Daerah Maros
Museum Daerah Kabupaten Maros

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *