Maudu Perahu Jolloro’, Tradisi Tahunan Masyarakat Rammang-rammang Untuk Memperingati Maulid Nabi

VISITmaros.com – Maudu sungai atau juga disebut maudu perahu jolloro’ (maudu perahu) digelar masyarakat rammang-rammang dengan melakukan pawai perahu jolloro’ di sepanjang sungai pute Kabupaten Maros, Sabtu (24/11/2018).

Maudu perahu jolloro’ tersebut merupakan tradisi tahunan yang digelar oleh masyarakat setempat untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas limpahan sumber daya alam yang sangat indah.

Maudu perahu jolloro’ ini digelar dengan membawa penumpang dan kue maulid yang dipajang pada setiap perahu yang mengikuti pawai. Selanjutnya iringan perahu mengitari aliran Sungai Pute hingga finish di dermaga tiga Rammang-rammang.

Foto : Perahu jolloro’ membawa penumpang dan kue mualid saat melewati terowongan batu rammang-rammang

Ketua kelompok sadar wisata rammang-rammang, Iwan dento menjelaskan maudu perahu jolloro’ merupakan maulid peringatan Nabi Muhammad SAW yang bertujuan untuk membangun rasa syukur diantara masyarakat pelaku dan penggiat wisata Rammang-rammang. Menurutnya dengan peringatan maudu tersebut akan mengajarkan kepada masyarakat untuk berbagi terhadap sesama.

Lebih dari 30 perahu jolloro’ turut melakukan pawai dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini. Pawai dilakukan mulai dari jembatan Sungai Pute menelusuri sungai melewati dermaga satu dan dua hingga finish di dermaga tiga kawasan wisata alam rammang-rammang Kabupaten Maros.

Foto : Perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di rammang-rammang

Pelaksanaan maudu perahu Jolloro’ ini mendapat antusiasme dari wisatawan lokal maupun wisatawan asing yang berkunjung di Rammang-rammang. Bahkan diantara mereka menyambut positif kegiatan tersebut karena dianggap unik.

Seperti yang diutarakan salah seorang pengunjung asal Kanada, Mike. Mike mengemukakan perayaan tersebut sangat menarik karena baru pertama kali melihat perayaan maudu perahu Jolloro’. “Sangat keren, ini menarik. Saya baru pertama kali melihat ini, alamnya juga sangat indah. pokoknya luar biasa”, tutur Mike.

Maudu perahu jolloro’ ini turut dihadiri sejumlah pejabat, seperti anggota DPRD Sulsel Andi Muhammad Irfan AB, Kabid Ekonomi Kreatif Disbudpar Maros Asrul Rachman, S.STP, M.Si, Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Andi Yuliana, Kasi Destinasi Wisata Rusman Muliana, pejabat kecamataan, hingga Dara dan Daeng Kabupaten Maros.

Foto : Iringan perahu jolloro’ di jembatan sungai pute saat melakukan persiapan pawai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *